Sambil mendengarkan lagu "IU - Good Day"
Ketika dulu memperhatikan teman-teman SMA yang suka dengan lagu yang berbahasa Korea itu, pikiran yang muncul di kepala gw adalah "Ih bahasanya aneh, mana bisa dinyanyiin kalau pas dengerin lagu-lagunya." Makanya, dahulu gw selalu menghindari lagu-lagu Korea dan lebih memilih lagu barat yang lebih bisa dinikmati dan dinyanyikan karena bahasanya sendiri adalah bahasa Inggris. Bisa dibilang gw sangat anti dengan lagu-lagu Korea, alasannya sebenarnya ada beberapa selain yang sudah disebutkan di atas. Ketika melihat teman-teman gw yang rela (atau mungkin tergila-gila yah) membeli album-album penyanyi Korea yang harganya selangit (Rangenya dari 300ribu-1juta. 1 J u t a yap, ada) gw mulai berpikir kenapa mau saja membuang uang dengan membeli sebuah CD lagu yang sebenarnya bisa didownload itu, karena gw sendiri lebih sering mendownload lagu barat ketimbang membeli albumnya di toko CD. Belum lagi album Korea itu tidak bisa dibeli di toko CD di Indonesia, jadi yang gw tahu dari teman gw yang beli itu, kita harus pesen dari website luar. Makin malas saja gw memikirkan hal ini.
Lantas, kenapa gw bisa suka sekarang? (Sadar kalau dulu benci banget)
Jadi begini. (Sambil mengingat-ngingat) Pertama kali mendengar lagu Korea itu waktu disuguhin "SNSD - Gee" dan beberapa lagu lain seperti "SNSD & 2PM - Cabi Song". Kesan pertama sih cukup menikmati lagu-lagu tersebut, tapi gw tidak langsung menelan lagu itu menjadi lagu kesukaan, butuh proses. Dari SMA sampai ke bangku perkuliahan gw bisa dikatakan masih anti dengan lagu Korea. Hingga pada kuliah di semester 3, gw mulai memberanikan diri mendengar lagu-lagu Korea, dimulai dari Girlband SNSD/Girls' Generation, lebih tepatnya ketika album "The Boys" baru rilis. Mungkin ditambah karena saat itu kondisinya gw sedang jenuh dengan lagu-lagu barat, gw mulai menabur rasa suka ke lagu-lagu Korea. Ada INFINITE, 2PM, JYJ, SNSD, T-ara, Miss A, Wonder Girls, ditambah waktu liburan semester genap gw nonton K-Drama City Hunter, yang OST-nya gw sukai (Lagu Korea), dan sekarang gw menjadi fansnya IU. Gawat juga yah, yang tadinya benar-benar anti dengan lagu Korea, sekarang gw suka dan banyak meninggalkan lagu-lagu barat.
Walaupun gw tidak begitu mengerti masalah musik, tapi menurut gw, lagu-lagu Korea jelas punya aliran lagu yang beda dengan lagu barat. Gw lebih menikmati aliran lagu Korea yang tidak keras ketimbang lagu Barat yang (mungkin) banyak autotunenya. Bukan berarti lagu Korea gak pake autotune juga, tapi ya begitulah. Mengenai membeli album yang harganya selangit itu, saat ini malahan muncul rasa ingin membeli album IU Vol2. - Last Fantasy yang harganya sekitar $39.99 (WOW!) gawat juga yah, semoga saja ini hanya keinginan sesaat. Yang jelas, hati dan telinga ini lebih menikmati lagu-lagu Korea ketimbang lagu barat untuk saat ini.
Walaupun gw tidak begitu mengerti masalah musik, tapi menurut gw, lagu-lagu Korea jelas punya aliran lagu yang beda dengan lagu barat. Gw lebih menikmati aliran lagu Korea yang tidak keras ketimbang lagu Barat yang (mungkin) banyak autotunenya. Bukan berarti lagu Korea gak pake autotune juga, tapi ya begitulah. Mengenai membeli album yang harganya selangit itu, saat ini malahan muncul rasa ingin membeli album IU Vol2. - Last Fantasy yang harganya sekitar $39.99 (WOW!) gawat juga yah, semoga saja ini hanya keinginan sesaat. Yang jelas, hati dan telinga ini lebih menikmati lagu-lagu Korea ketimbang lagu barat untuk saat ini.